Jancok dilihat dari sudut pandang agama :
Jancok merupakan satu kata yg kontroversial di jawa timur seperti Malang, Surabaya. dalam pengucapannya jancok memiliki beberapa ekspresi, seperti...
1. Jancok....cek ayune rek arek iku.
2. Jancok, loro yo tibake ketiban boto.
3. Hei...cok, ayo ngopi bareng.
4. Jancok....sing genah lek omong. Dll.
Namun kenapa kata jancok dianggap negatif padahal secara etimologis...memiliki arti kata yang bagus.
Jancok diambil dari bahasa arab Da' yang berarti tinggalkanlah dan assyu' a yang berarti keburukan/kejelekan. Maka secara etimologis Da' syuu'a berarti tingkankanlah keburukan.
Seiring dengan perkembangan zaman kata Da' Syu'a berevolusi menjadi Djan scuk'a. Di masyarakat Jawa Timur yg notabenenya adalah orang2 keras. Kata Djan scuk'a berubah menjadi jancuk kalau lebih ke barat lagi berubah menjadi dancuk.
Maka kata jancuk itu memiliki beberapa pembelaan agar tidak dianggap sebagai satu kata yg berkonotasi negatif. Maka perlu dikaji ulang sudut pandang kata jancok dari segi historisnya juga.
"Segala kata memiliki arti, arti kata itu muncul dari bagaimana kita berasumsi".
Jancok merupakan satu kata yg kontroversial di jawa timur seperti Malang, Surabaya. dalam pengucapannya jancok memiliki beberapa ekspresi, seperti...
1. Jancok....cek ayune rek arek iku.
2. Jancok, loro yo tibake ketiban boto.
3. Hei...cok, ayo ngopi bareng.
4. Jancok....sing genah lek omong. Dll.
Namun kenapa kata jancok dianggap negatif padahal secara etimologis...memiliki arti kata yang bagus.
Jancok diambil dari bahasa arab Da' yang berarti tinggalkanlah dan assyu' a yang berarti keburukan/kejelekan. Maka secara etimologis Da' syuu'a berarti tingkankanlah keburukan.
Seiring dengan perkembangan zaman kata Da' Syu'a berevolusi menjadi Djan scuk'a. Di masyarakat Jawa Timur yg notabenenya adalah orang2 keras. Kata Djan scuk'a berubah menjadi jancuk kalau lebih ke barat lagi berubah menjadi dancuk.
Maka kata jancuk itu memiliki beberapa pembelaan agar tidak dianggap sebagai satu kata yg berkonotasi negatif. Maka perlu dikaji ulang sudut pandang kata jancok dari segi historisnya juga.
"Segala kata memiliki arti, arti kata itu muncul dari bagaimana kita berasumsi".


0 Komentar